Simak 5 Hal Ini Sebelum Memutuskan Membeli Plastik UV untuk Atap Tanaman
Membangun rumah kaca atau greenhouse sederhana di halaman rumah adalah impian banyak pecinta tanaman. Salah satu komponen paling krusial dalam pembangunan ini adalah atapnya. Alih-alih menggunakan kaca yang mahal dan berat, banyak orang beralih ke plastik UV (Ultra Violet).
Baca Juga:
- Paprika Merah vs Hijau: Mana yang Memiliki Kandungan Vitamin Lebih Tinggi?
- Optimasi Budidaya Tomat Cherry di Dalam Rumah Plastik UV untuk Hasil Maksimal
- Cara Memilih Plastik UV Berkualitas agar Greenhouse Tahan Bertahun-tahun
Namun, jangan terburu-buru pergi ke toko pertanian dan membeli plastik UV secara asal. Plastik ini berbeda dengan plastik bening biasa yang digunakan untuk membungkus paket. Jika salah pilih, tanaman Anda justru bisa "terpanggang" atau tidak mendapatkan cahaya yang cukup. Berikut adalah lima hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum membeli.
1. Pahami Persentase Kadar UV
Saat membeli plastik UV, Anda akan ditawari berbagai angka persentase, seperti 6 persen, 12 persen, hingga 14 persen. Angka ini menunjukkan seberapa banyak bahan kimia penahan sinar ultraviolet yang terkandung di dalam plastik tersebut.
Banyak pemula salah kaprah dan mengira semakin tinggi persentasenya, semakin baik. Padahal, pilihannya bergantung pada jenis tanaman. Jika Anda menanam sayuran daun yang butuh banyak cahaya, kadar 6 persen sudah cukup. Namun, untuk tanaman yang sensitif terhadap panas matahari yang menyengat, kadar 12 persen atau 14 persen lebih disarankan untuk menjaga suhu tetap sejuk.
2. Ketebalan Plastik (Mikron)
Ketebalan plastik UV biasanya diukur dalam satuan mikron. Standar yang sering digunakan untuk kebutuhan pertanian adalah sekitar 150 hingga 200 mikron. Ketebalan ini sangat menentukan masa pakai plastik Anda.
Plastik yang terlalu tipis mungkin lebih murah, tetapi akan cepat robek saat terkena angin kencang atau dahan pohon yang jatuh. Sebaliknya, plastik yang terlalu tebal memang kuat, namun pastikan ia tetap memiliki tingkat transparansi yang baik agar cahaya matahari tetap bisa masuk untuk proses fotosintesis.
3. Transparansi dan Efek Difusi Cahaya
Plastik UV yang bagus tidak hanya sekadar bening. Ada jenis plastik UV yang memiliki fitur diffusion atau penyebaran cahaya.
Fitur ini sangat penting karena ia memecah sinar matahari yang masuk agar tidak fokus pada satu titik saja. Cahaya yang menyebar rata akan memastikan seluruh bagian tanaman, bahkan hingga daun bagian bawah, mendapatkan sinar yang cukup tanpa risiko terbakar di bagian pucuknya saja.
4. Kandungan Bahan Tambahan (Additive)
Plastik UV modern sering kali dilengkapi dengan bahan kimia tambahan sesuai kebutuhan. Ada plastik yang mengandung Anti-Dust agar debu tidak mudah menempel dan menghalangi cahaya.
Ada juga yang mengandung Anti-Drip yang berfungsi mencegah tetesan air kondensasi jatuh langsung ke daun tanaman. Tetesan air di atas daun yang terkena sinar matahari bisa bertindak seperti lensa pembesar dan membuat daun tanaman Anda gosong atau berjamur.
5. Daya Tahan terhadap Bahan Kimia
Jika Anda sering melakukan penyemprotan pestisida atau pupuk daun di dalam greenhouse, perhatikan hal ini. Beberapa jenis plastik UV bisa cepat rapuh atau rusak jika sering terpapar bahan kimia sulfur atau klorin. Pastikan Anda menanyakan kepada penjual apakah plastik tersebut tahan terhadap paparan bahan kimia pertanian agar atap Anda tidak cepat "getas" atau pecah-pecah dalam waktu singkat.

.png)
0 Response to "Simak 5 Hal Ini Sebelum Memutuskan Membeli Plastik UV untuk Atap Tanaman"
Posting Komentar