Trik Merawat Aglaonema agar Daunnya Merah Merona dan Cepat Bertunas
Aglaonema, yang dijuluki sebagai "Sri Rejeki" atau Queen of Leaves, tetap menjadi primadona di dunia tanaman hias. Pesona utamanya terletak pada corak dan warna daun yang variatif, terutama varian berwarna merah seperti Aglaonema Kochin, Suksom Jaipong, atau Pride of Sumatra.
- Cara Menghasilkan Melon Manis Sempurna di Greenhouse
- Jual Plastik UV Tahan Panas untuk Kebutuhan Pertanian
- Cara Menanam Kecipir di Pekarangan Rumah hingga Panen Melimpah
Berikut adalah trik rahasia untuk membuat Aglaonema Anda tampil merah merona dan tumbuh rimbun dengan tunas baru.
1. Rahasia Cahaya: Terang tapi Teduh
Warna merah pada Aglaonema sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya. Jika kurang cahaya, warna merah akan memudar menjadi hijau kusam karena tanaman berusaha memproduksi lebih banyak klorofil untuk bertahan hidup. Sebaliknya, sinar matahari langsung yang terlalu terik akan membakar daun.
Triknya: Tempatkan Aglaonema di area yang mendapat cahaya matahari tidak langsung (indirect bright light). Penggunaan atap dengan Plastik UV atau paranet sangat disarankan jika Anda meletakkannya di luar ruangan. Cahaya yang tersaring ini akan memicu pigmen antosianin (pembentuk warna merah) bekerja maksimal tanpa merusak jaringan daun.
2. Media Tanam yang "Bernapas"
Aglaonema sangat membenci media tanam yang becek atau padat. Media yang terlalu basah akan menyebabkan busuk akar, yang menjadi penghambat utama munculnya tunas baru.
Triknya: Gunakan media tanam yang sangat poros (berpori). Campuran sekam bakar, cocopeat, dan sedikit pasir malang atau kompos adalah komposisi yang ideal. Media yang poros memastikan sirkulasi oksigen di area akar berjalan lancar, sehingga akar sehat dan lebih cepat memicu pertumbuhan jarum (calon tunas).
3. Pemupukan Khusus Warna dan Pertumbuhan
Untuk membuat warna merah menjadi "ngejreng", tanaman membutuhkan asupan unsur hara mikro yang lengkap. Sementara untuk tunas, unsur Nitrogen (N) dan bantuan hormon pertumbuhan sangat diperlukan.
Triknya: Gunakan pupuk daun dengan kandungan Kalium (K) yang sedikit lebih tinggi untuk mempertegas warna. Untuk merangsang tunas, Anda bisa meneteskan hormon pemicu pertumbuhan tunas (seperti vitamin B1 atau hormon sitokinin) di sekitar pangkal batang setiap dua minggu sekali. Jangan lupa pemberian pupuk slow-release (seperti Dekastar) agar nutrisi tersedia secara konsisten.
4. Menjaga Kebersihan Daun
Daun yang berdebu akan menghambat proses fotosintesis dan menutupi kecantikan warna merahnya. Tanaman yang bersih cenderung lebih sehat dan stresnya berkurang.
Triknya: Lap daun Aglaonema secara rutin menggunakan kain lembut yang dibasahi air atau campuran air dengan sedikit susu cair tanpa gula. Susu mengandung protein yang dapat membuat daun tampak mengkilap secara alami dan memberikan perlindungan tambahan dari jamur.
5. Teknik "Pancing" Tunas dengan Bonggol
Jika tanaman sudah cukup dewasa namun sulit bertunas, Anda bisa melakukan teknik peremajaan.
Triknya: Cek bagian batang bawah. Jika terdapat banyak akar udara, Anda bisa melakukan pemangkasan pucuk. Dengan memotong bagian atas tanaman (dan menanamnya kembali), bagian bonggol bawah yang tertinggal di media akan terpacu untuk mengeluarkan banyak tunas baru dalam waktu singkat karena energi difokuskan ke bawah.

.png)
0 Response to "Trik Merawat Aglaonema agar Daunnya Merah Merona dan Cepat Bertunas"
Posting Komentar